Minggu, 30 November 2025

Filosofi Roda Dalam Dunia Trading
Psikologi Trading - Filosofi Roda
Psikologi Trading - Filosofi Roda
Artikel kali ini akan membahas psikologi trading khusus bagi para trader yang full time menjalankan bisnis trading.

Baca atau download artikel ini dalam format PDF : Download PDF

Ada filosofi mengatakan: "Hidup itu seperti Roda yang berputar", tidak selamanya seseorang akan terus berada diatas begitu pula sebaliknya. Filosofi tersebut sering terjadi pada kehidupan seorang trader yang jatuh bangun di dunia trading.




Seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk trading? Seberapa banyak uang yang Anda hasilkan dari bisnis trading? Dua pertanyaan itu mungkin sering ditanyakan kerabat, saudara, orang tua, dan bahkan pasangan Anda. Ketika profit Anda mungkin bisa dengan gampang menjawabnya.

Mungkin ada diantara Anda yang pernah frustasi ketika mengalami kerugian dan tidak banyak yang bertahan untuk terus menjalankan bisnis ini. Jika Anda bisa bertahan dan berpikiran positif maka kami salut dengan mental Anda. 

Kunci kesuksesan dalam setiap bisnis adalah kesabaran dan berani menerima resiko. Ingat, 'berani menerima resiko' disini berarti berani menerima resiko kerugian sesuai dengan yang Anda 'tetapkan'. Fakta mengatakan bahwa 80% trader yang kalah di bisnis ini karena melupakan komitmen tersebut.

Filosofi Roda Dalam Dunia Trading

Kembali lagi ke topik, Filosofi Roda Kehidupan seorang trader. Sangat mustahil jika ada trader yang mengatakan bahwa dia selalu profit dan tidak pernah loss sama sekali. Dalam sejarah, tidak ada yang bisa memprediksi pergerakan harga pasar dengan akurat dan konsisten! Jika ada, maka orang itu bisa menjadi orang terkaya di dunia. Tapi sayangnya tidak ada yang bisa melakukan itu.

Berikut ini merupakan beberapa poin yang bisa merubah konsep dan mindset yang salah mengenai bisnis trading ini:

- Hilangkan mindset Anda yang berpikir bahwa semakin banyak trading (open position) semakin banyak pula peluang profit yang bisa terjadi. Ingat, di bisnis ini peluang profit dan loss memiliki presentase yang sebanding. Jangan terlalu rakus memikirkan keuntungannya saja.

- Tetap konsisten dengan limit yang telah ditentukan pada trading plan. Jika sejak awal anda telah menentukan limit open posisi sebanyak 2 kali maka jangan pernah mengambil lebih banyak dari itu. Anda juga harus konsisten dengan jumlah limit TP (Take Profit) dan SL (Stop Loss) yang dipasang pada tiap entry point. Baca: Cara Memasang Entry Point

- Trading itu bukan hanya sekedar mengikuti Trend Bullish ataupun Bearish. Anda harus bisa beradaptasi dengan keadaan pasar yang sangat ekstrim. Anda harus bisa melihat segala kemungkinan yang akan terjadi. Baca: Psikologi Trading: Tiru Karakter Bunglon

- Jangan hanya fokus pada uang, uang dan uang. Anda harus menikmati proses yang terjadi dalam trading. Tidak ada yang instan dalam bisnis ini. Anda harus punya tujuan dalam trading, bukan hanya dari segi uang. Anda harus tahu uang tersebut akan digunakan untuk apa. Banyak aspek yang bisa Anda jadikan untuk memotivasi aktifitas trading anda. Bahkan Anda bisa berpikiran "dermawan" seperti Om Heru. 10 persen keuntungan dari tiap transaksi yang dilakukan dianggarkan untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

Nah, kami rasa ke-4 poin diatas cukup memotivasi Anda untuk tetap positif dan bertahan di bisnis ini.

Siapa saja yang bisa menerapkan isi dalam artikel ini?
- Artikel ini bisa diterapkan untuk semua trader yang menggeluti trading forex, emas, saham, minyak, dll.

Belajar Trading Bersama Kami


Topik Forex memiliki program konsultasi gratis mengenai perdagangan emas secara online di bursa berjangka. Untuk info lengkap silahkan hubungi nomor berikut: Telp/SMS/WA: 0852-3777-7474
Pin BB: 751F958D


Untuk kontak email kami, silahkan menuju halaman ini: Konsultasi Trading


Note: Tujuan penulisan artikel ini bukan bermaksud menggurui Anda. Mohon dijadikan sebagai bahan pertimbangan atau referensi untuk tujuan pembelajaran Anda.

Senin, 10 November 2025

Bukan Rahasia Lagi: 4 Rahasia Memasang Entry Point
Tips & Trik Memasang Entry Point
Tips & Trik Memasang Entry Point


 "Posisi menentukan Prestasi". Masih ada gak yang ingat dengan pepatah itu? Teringat waktu jaman sekolah dulu, apalagi waktu ulangan umum. Teman-teman (yang kurang pintar) sekelas pada rebutan kursi supaya bisa dapat posisi yang "strategis". Posisi yang dicari itu biasanya disamping temen yang lebih pintar dan posisi yang mojok dan sebisa mungkin lolos dari jangkauan guru pengawas.




Dalam dunia trading, penempatan posisi atau Entry Point sangat berpengaruh pada hasil yang didapat. Jika penempatan entry point kita benar, profit pasti kita raih. Jika posisi kita salah ya uang kita lenyap.

Apa itu Entry Point?

Entry Point merupakan penempatan posisi dalam trading yang dibagi menjadi 4, yaitu:
1. Open Position. Penempatan posisi Buy atau Sell.
2. Pending Order. Penempatan posisi Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, dan Buy Limit.
3. Stop Loss. Penempatan posisi limit kerugian.
4. Take Profit. Penempatan posisi limit keuntungan.

Ke-4 penempatan posisi Entry Point diatas sangat mempengaruhi karakter seorang trader. Sebelum menentukan sebuah posisi Entry Point, trader yang profesional perlu melakukan Trading Plan yang sesuai dengan Money Management atau ketahanan dana yang dimilikinya.

Bukan Rahasia Lagi: 4 Rahasia Memasang Entry Point

Nah, di artikel ini kami akan memberikan sebuah tips yang dulu menjadi rahasia seorang trader sukses yang bernama Nial Fuller (N.F). Bagi pembaca yang udah mahir trading pasti bisa menebak siapa orangnya. Bagi yang belum tau, silahkan inbox kami, hehe...

#1 Memasang Limit Order untuk mendapatkan harga yang terbaik.
Limit order yang kami maksud adalah pending order yang ditempatkan diatas atau dibawah harga pasar saat ini (Current). Jika Anda berencana untuk melakukan trading long-term (jangka panjang), sebaiknya tempatkan Buy Limit di bawah harga pasar saat ini. Jika Anda melakukan trading short-term (jangka pendek), maka tempatkan Sell Limit di atas harga pasar saat ini.

Limit order memberikan Anda "Power" untuk trading sesuai dengan harga yang Anda tentukan tanpa harus terlibat langsung dalam perdagangan. Ibaratnya seperti memasang perangkap. Anda sudah memasang perangkap di suatu harga tertentu, jika harga pasar bergerak menyentuh harga itu maka secara otomatis perangkap terebut akan aktif. Selanjutnya tinggal pemasangan entry stop loss dan take profit saja.


Perlu diingat, limit order memungkinkan Anda untuk 'membiarkan harga pasar datang kepada Anda'.  Selalu perhatikan resiko yang akan terjadi, buatlah entry Stop Loss yang tidak terlalu besar untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan.

#2 Analisa Posisi Setiap Market Tutup

Pembagian Sesi Market

Mungkin kita sering membaca atau mendengar istilah "Money Never Sleep". Istilah tersebut tidak berlaku untuk market yang ada di bursa. Waktu pembukaan dan penutupan market di bursa dibagi menjadi 3 sesi, yaitu:
- Sesi Amerika (New York)
Ketika para pelaku pasar Eropa selesai dari istirahat makan siang, pasar New York baru mulai aktif. Volatilitas di sesi ini adalah yang tertinggi dan sering juga terjadi pergantian trend atau lompatan harga. Rilis data fundamental penting yang berdampak tinggi pada USD terjadi pada periode waktu sesi ini. Hampir semua pasangan mata uang utama termasuk CAD dan pasangan mata uang cross aktif diperdagangkan. Sesi New York dimulai pada jam 13:00 GMT hingga jam 23:00 GMT (paling aktif hingga jam 20:00 GMT).

- Sesi Eropa (London)
2 jam sebelum pasar Asia tutup, pasar Eropa mulai aktif dan sering terjadi lompatan harga atau pergantian arah trend akibat sentimen para pelaku dari institusi keuangan dan perbankan Eropa, terutama di pasar London. Volatilitas pasar di sesi Eropa ini cukup tinggi mengingat volume perdagangan forex di London adalah yang terbesar didunia. Mata uang utama yang aktif diperdagangkan adalah EUR, USD, GBP, dan CHF. Selain EUR/USD dan GBP/USD, pasangan mata uang cross yang cukup aktif ditransaksikan adalah EUR/JPY, EUR/GBP, EUR/CHF dan GBP/JPY. Sesi Eropa dimulai ketika pasar Frankfurt (di Jerman) dan Paris buka pada jam 07:00 GMT, namun resminya dimulai jam 08:00 GMT hingga jam 18:00 GMT dengan waktu yang paling aktif antara jam 08:30 hingga 15:30 GMT.

- Sesi Asia (Tokyo)
Pasar Asia adalah yang pertama kali bereaksi pada awal pekan ketika likuiditas di pasar forex kembali normal. Aktivitas perdagangan dimulai di pasar Tokyo yang mulai aktif pada tengah malam hingga sekitar jam 7 pagi waktu GMT. Selain di Jepang, partisipan yang aktif di periode waktu sesi perdagangan Asia adalah Selandia Baru, Australia, China (termasuk Hong Kong) dan Russia. Pada umumnya volatilitas di sesi ini rendah dan mata uang utama yang aktif diperdagangkan adalah JPY, USD, EUR, AUD dan NZD.  Sesi Asia dimulai antara jam 23:00 GMT hingga jam 10:00 GMT, tetapi yang paling aktif antara jam 01:00 hingga jam 07:00 GMT.

Menurut pengalaman Om Heru (Konsultan Trading), sesi New York (jam 7 malam - jam 3 sore) merupakan waktu yang paling mudah bagi trader di Indonesia untuk merencanakan posisi entry point. Trading di malam hari tidak terganggu dengan kebisingan seperti yang terjadi pada siang hari. Ditambah lagi market Amerika termasuk market yang tingkat likuiditas dan volatilitas nya paling tinggi.

#3 Kombinasi TLS: Trend, Level, Signal

Menurut N.F, 90% dari transaksi yg dilakukannya menggunakan metode yang sangat sederhana yang disebutnya 'TLS' (Trend, Level, Signal). Berikut cara menggunakan metode trading TLF ini:
- TREND. Melihat arah TREND market.
- LEVEL. Menentukan Level (High dan Low)
- SIGNAL. Bandingkan dengan trading SIGNAL (sinyal trading).

Ketiga metode diatas merupakan kombinasi yang sering digunakan dan terbukti keberhasilannya menurut Nial Fuller.

Nah, biar lebih jelas lagi mari kita simak contoh di penggunaan metode TLS di bawah ini...


Metode TLS 1 - Topik Forex

Contoh gambar di atas menunjukkan skenario TLS jelas untuk memasuki pasar dari. Arah grafik candle menunjukkan TREND Bullish, terdapat 3 titik LEVEL yang sangat jelas. Terlihat pula pin bar yang menunjukkan arah SIGNAL Buy mulai dari harga 1,6660 searah dengan TREND dan LEVEL.





Metode TLS 2 - Topik Forex
Pada gambar di atas menunjukkan contoh metode TLS yang menunjukkan arah entry point yang jelas. Terdapat arah TREND menunjukkan kenaikan atau Bullish. Terdapat juga sebuah 2 titik LEVEL yang jelas dan kemudian pin bar yang jelas untuk SIGNAL buy.


Metode TLS 3 - Topik Forex
Sama seperti 2 contoh gambar sebelumnya, bisa kita lihat pola yang terbentuk menggunakan metode TLS ini.


#4 Buat Koleksi Database Pattern atau Pola Trading

Trading bukan hanya mencari harga yang bagus dan memasang Entry Point melainkan tentang menemukan posisi yang tepat untuk "Menarik Pelatuk"...

Buatlah koleksi database berupa gambar pola trading yang ideal berdasarkan pengalaman Anda sendiri. Hal ini bertujuan untuk menghemat waktu Anda dalam melakukan trading. Anda tidak perlu melakukan Analisa yang memakan waktu yang cukup lama.


Nah, itu dia 4 rahasia memasang entry point. Jika ada pertanyaan dan saran silahkan melalui kotak komentar di bawah.

Rabu, 15 Oktober 2025

Kenapa Emas Masih Menjadi Pilihan Investasi Yang Aman?
Bicara tentang Investasi Yang Aman, berarti kita ngebahas tentang bisnis jangka panjang. Nah, kali ini kita akan ngebahas Seperti Apakah Investasi Emas yang Aman?

Setiap produk investasi memiliki karakter tersendiri, begitu pula dengan Investasi Emas. Pada umumnya seorang Investor lebih mengutamakan keamanan modalnya dan berusaha sebisa mungkin untuk menjauhi resiko. Hal ini lah yang menyebabkan jumlah Investor memilih Emas sebagai pilihan Investasi yang minim resiko.

Kenapa Investasi Emas Lebih Unggul?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, TopikForex merangkum jawabannya menjadi  4 Keuntungan Investasi Emas di bawah ini:
  1. Harga Emas Lebih Stabil Dan Meningkat Tiap Tahun.
    Silahkan lihat perkembangan harga emas di sini: https://www.igolder.com/gold-charts/
  2. Emas Sebagai Anti Inflasi.
    Menurut National Inflation Association (NIA), emas merupakan pilihan investasi yang penting untuk dimiliki oleh warga Amerika. Potensi keuntungan melalui investasi emas yang diperoleh secara jangka panjang bisa mengatasi keadaan inflasi yang ekstrim.
  3. Emas Tidak Dapat Dicetak.
    Emas tidak dicetak oleh susatu negara tertentu. Tidak ada negara yang bisa mengendalikan harga emas. Itulah mengapa investasi emas lebih dipilih oleh para investor sebagai alat pengendali Inflasi.
  4. Suku Bunga rendah.
    Melihat rendahnya suku bunga di Amerika  telah menurunkan minat investor untuk memilih  deposito sebagai alat Investasi. Ditambah lagi Bank Sentral AS tidak menunjukkan sinyal penurunan suku bunga dalam waktu dekat ini. Inilah yang menjadi alasan penurunan tingkat partisipasi warga AS dalam investasi berbentuk deposito, karena warga Amerika lebih cenderung memilih emas sebagai pilihan Investasi
Rangkuman diatas merupakan acuan atas besarnya peluang naiknya harga emas di masa mendatang. Perlu diingat bahwa emas yang kami maksud bukanlah berbentuk perhiasan karena nilai dari perhiasan terbeban biaya produksi, merk, dll. Jadi pembaca jangan salah kaprah dulu mengenai emas untuk investasi dan emas untuk perhiasan.

Emas yang dipakai untuk investasi adalah emas batangan. Emas batangan memiliki standar kualitas yang sama dan tidak terkena biaya produksi. Itulah sebabnya nilai jual emas batangan tidak akan  mengalami penyusutan. 

Nah, sekian dulu penjelasan TopikForex mengenai Cara Investasi Emas Yang Aman.
Semoga artikel kami ini bisa membawa kebaikan buat pembaca sekalian.
Salam Sukses!